Headline

Diduga Kebocoran Gas, Ledakan Hebat Terjadi Di Kompleks Grand Polonia Medan!

×

Diduga Kebocoran Gas, Ledakan Hebat Terjadi Di Kompleks Grand Polonia Medan!

Sebarkan artikel ini
ledakan hebat yang terjadi di Kompleks Grand Polonia Medan diduga disebabkan oleh kebocoran pipa gas
Ledakan hebat terjadi di Kompleks Grand Polonia Medan, satu rumah hancur total dan beberapa bangunan sekitarnya mengalami kerusakan, diduga disebabkan oleh kebocoran pipa gas

CAHAYANEGERI.COM – Pada Senin, 20 Juli 2026 sekitar pukul 15.30 WIB terjadi ledakan hebat Jalan Perhubungan, Kompleks Grand Polonia Nomor 3B, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan. Sebenarnya apa penyebab dari ledakan hebat ini?

Camat Medan Polonia, Noor Alfi Pane, mengonfirmasi terjadinya insiden tersebut. Dari keterangannya, satu rumah mengalami kerusakan total akibat ledakan, sementara sekitar lima rumah di sekitarnya juga mengalami dampak kerusakan meski tidak separah rumah utama.

“Kalau ledakannya satu rumah. Untuk kiri, kanan dan belakang yang terdampak diperkirakan sekitar lima rumah,” ungkap Noor Alfi Pane pada Senin, 20 Juli 2026.

Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan lebih lanjut bahwa rumah yang menjadi pusat ledakan hancur parah dan tekanan ledakan turut merusak bangunan-bangunan di sekelilingnya.

“Total rumah yang terdampak ada enam sampai tujuh rumah. Rumah-rumah tersebut terdampak karena posisinya berada tepat di depan rumah yang roboh,” jelas Jean Calvijn pada Senin, 20 Juli 2026.

BACA JUGA: KPK Lakukan OTT Lagi, Bupati Lombok Barat Terjerat Dalam Kasus Ini!

BACA JUGA: Hadir Sebentar Lagi, Ini Kecanggihan Memukau Dari Kapal Induk Pertama RI!

Menurut Calvijn, penyelidikan awal menunjukkan ledakan di salah satu rumah di Perumahan Grand Polonia diduga disebabkan oleh kebocoran pipa gas yang ditanam di bawah tanah. “Namun begitu kami masih terus melakukan penyelidikan,” jelas Calvijn.

Polisi telah menggunakan alat pendeteksi gas untuk menelusuri sumber kejadian dan indikasinya mengarah pada kebocoran pada instalasi pipa gas yang terletak di rumah bernomor 3 B dan rumah itu dilaporkan roboh setelah ledakan.

Dampak dari peristiwa ini membuat enam penghuni rumah nomor 3 B menjadi korban luka ataupun terdampak langsung. Dua orang, yakni seorang dewasa dan seorang balita, berhasil diselamatkan dari reruntuhan.

Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Kombes Mohammad Rendra Salipu, menyatakan bahwa personel Brimob saat ini sedang memeriksa apakah ledakan berasal dari bahan peledak atau bukan. Tim penjinak bahan peledak juga dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan lebih mendalam. “Ini sedang kami cek,” ungkap Hendra Salipu pada Senin, 20 Juli 2026.

Berdasarkan foto dan video yang beredar, tampak sebuah rumah bertingkat yang diduga sebagai titik awal ledakan roboh total dengan kondisi berantakan dengan material bangunan berserakan di sepanjang Jalan Perhubungan (Mustang) dekat bekas Bandara Polonia.

Selain satu rumah yang roboh total, ledakan ini juga menyebabkan sekitar lima unit rumah mengalami kerusakan berat.

Beberapa kendaraan roda empat tertimpa reruntuhan, termasuk sebuah mobil sedan berwarna hitam berlogo Lexus yang terlihat terjepit di bawah material bangunan.*