Hukum

KPK Lakukan OTT Lagi, Bupati Lombok Barat Terjerat Dalam Kasus Ini!

×

KPK Lakukan OTT Lagi, Bupati Lombok Barat Terjerat Dalam Kasus Ini!

Sebarkan artikel ini
KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan dan mengamankan Bupati Lombok Barat serta 18 orang lainnya terkait dugaan korupsi
Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan 18 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan penerimaan uang dari proyek pemerintah daerah

CAHAYANEGERI.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi lagi-lagi melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Nah kali ini yang terjerat dalam OTT adalah Bupati Lombok Barat.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada hari Senin, 20 Juli yang berujung pada penahanan sejumlah orang terkait dugaan kasus korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Dalam operasi itu, KPK mengamankan total 19 orang, salah satunya adalah Bupati Lombok Barat yaitu Lalu Ahmad Zaini.

Benar (OTT di NTB),” ungkap Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. Menurut keterangan Fitroh, tim penyidik KPK juga menahan Bupati Lalu Ahmad Zaini sebagai bagian dari pengembangan penyelidikan.

Bupati Zaini tiba di Gedung KPK, Jakarta, pada Senin malam untuk menjalani pemeriksaan.

Saat turun dari kendaraan dan didekati oleh wartawan yang menanyakan perihal penangkapan tersebut, Zaini memilih diam dan tidak memberikan keterangan.

BACA JUGA: Hadir Sebentar Lagi, Ini Kecanggihan Memukau Dari Kapal Induk Pertama RI!

BACA JUGA: Lontarkan Kalimat “Lu Punya Otak Gak?” Ke Wartawan, PWI Polisikan Hotman Paris Hutapea!

Setelah itu, penyidik KPK langsung membawa Zaini ke ruang pemeriksaan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Terdapat fakta-fakta menarik dari OTT KPK tersebut, diantaranya:

1. Penangkapan berlangsung di rumah dinas.

Lalu Ahmad Zaini ditangkap oleh tim KPK saat berada di rumah dinasnya.

“Hal yang pasti, Bupati diamankan pagi hari di rumah dinas yang bersangkutan,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada Senin, 20 Juli 2026.

2. Total 19 orang diamankan, 7 dibawa ke Jakarta.

Dari 19 orang yang diamankan oleh KPK selama operasi tersebut, tujuh orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Dalam rangkaian peristiwa tangkap tangan tersebut tim mengamankan sejumlah 19 orang yang kemudian tujuh di antaranya malam ini akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Budi.

Menurut Budi, di antara mereka ada aparatur sipil negara (ASN) dan juga sejumlah pihak dari kalangan swasta.

3. Uang dan dokumen disita sebagai barang bukti.

Dalam operasi itu tim KPK menyita sejumlah uang tunai. “Barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai dalam pecahan rupiah dan juga beberapa dokumen yang diduga terkait dalam perkara ini,” jelas Budi.

Budi belum merinci jumlah pasti uang yang disita karena proses inventarisasi barang bukti masih berlangsung.

KPK menyatakan bahwa kasus yang menjerat Bupati Lalu Ahmad Zaini terkait dengan dugaan penerimaan sejumlah uang yang berkaitan dengan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

“Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat,” ungkap Budi. Penyelidik masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan penyidikan untuk mengungkap detail perkara ini.*