Ekonomi

Calon Tunggal Gubernur BI, Inilah Dia Profil Menakjubkan Destry Damayanti!

×

Calon Tunggal Gubernur BI, Inilah Dia Profil Menakjubkan Destry Damayanti!

Sebarkan artikel ini
Destry Damayanti calon tunggal Gubernur Bank Indonesia dengan latar suasana resmi
Destry Damayanti diajukan Presiden Prabowo sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia

CAHAYANEGERI.COM – Kursi Gubernur Bank Indonesia (BI) masih kosong. Presiden Prabowo Subianto mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal untuk menduduk jabatan sebagai Gubernur BI.

Lihat di sini profil dari Destry Damayanti!

Destry Damayanti diajukan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai satu-satunya calon Gubernur Bank Indonesia untuk menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri dari jabatan tersebut pada 25 Juli 2026.

Saat ini, Destry masih menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.

Ia juga dipercaya menjalankan tugas sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI.

Dengan pengalaman panjang di bidang ekonomi dan keuangan, Destry dianggap memiliki pemahaman yang luas mengenai kondisi perekonomian Indonesia.

Destry bukanlah sosok baru dalam bidang ekonomi nasional. Destry Damayanti lahir di Jakarta pada 1963.

Pendidikan sarjananya ditempuh di Universitas Indonesia dengan mengambil bidang ekonomi.

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat dan meraih gelar Master of Science dalam bidang Regional Science dari Cornell University, New York.

Pendidikan tersebut menjadi dasar penting bagi perkembangan karier Destry sebagai ekonom.

Setelah menyelesaikan studi, ia menjalani berbagai pekerjaan di sektor publik dan swasta.

Pengalamannya mencakup kegiatan penelitian, pengajaran, perbankan, lembaga pemerintahan serta perumusan kebijakan ekonomi.

Sebelum dikenal sebagai salah satu pimpinan Bank Indonesia, Destry mengawali perjalanan profesionalnya di lingkungan akademik.

BACA JUGA: Kursi Gubernur BI Masih Kosong, Presiden Prabowo Sudah Diskusi dengan Calon Kandidat!

BACA JUGA: Mundur Dari Jabatan Gubernur BI, Ini Dia Profil Perry Warjiyo!

Ia pernah bekerja sebagai peneliti sekaligus pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Karier tersebut telah dijalaninya sejak akhir 1980-an.

Pengalaman di dunia pendidikan dan penelitian turut membentuk kemampuannya dalam menganalisis berbagai persoalan ekonomi.

Setelah beberapa waktu berkecimpung di dunia akademik, Destry mulai memperluas pengalamannya ke sektor keuangan dan perbankan.

Ia juga sempat berkarier di lingkungan pemerintahan serta perusahaan perbankan internasional.

Pada 1992 hingga 1997, Destry bekerja di Kementerian Keuangan. Setelah itu, ia bergabung dengan Citibank sebagai ekonom dan menjalankan peran tersebut selama 1997 sampai 2000.

Pengalaman ini membuatnya dapat melihat kondisi ekonomi Indonesia dari dua sisi, yaitu perspektif pemerintah dan industri perbankan.

Pada 2000 hingga 2003, Destry dipercaya menjadi Senior Economic Adviser bagi Duta Besar Inggris untuk Indonesia.

Dalam posisi tersebut, ia terlibat dalam berbagai analisis mengenai persoalan ekonomi serta hubungan ekonomi internasional.

Kariernya kemudian berlanjut di sektor keuangan. Destry menjabat sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005 hingga 2011.

Setelah itu, ia menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri untuk periode 2011–2015.

Kedua posisi tersebut memperkuat reputasinya sebagai ekonom yang memahami perkembangan pasar dan perekonomian Indonesia secara langsung.

Selain menjabat sebagai Kepala Ekonom Bank Mandiri, Destry juga pernah menjadi Direktur Eksekutif Mandiri Institute.

Destry juga sempat terlibat dalam lingkungan pemerintahan. Pada 2014 hingga 2015, ia dipercaya memimpin Satuan Tugas Ekonomi di Kementerian BUMN.

Dalam tugas tersebut, ia ikut mengkaji berbagai persoalan ekonomi yang berkaitan dengan perusahaan milik negara.

Pada 2015, Destry memasuki tahap baru dalam perjalanan kariernya. Ia ditetapkan sebagai anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 158/M Tahun 2015.

Destry menjalankan tugas tersebut selama periode 2015 hingga 2019. LPS sendiri memiliki peran dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perbankan melalui program penjaminan simpanan.

Selama berada di LPS, Destry juga tercatat pernah menjadi anggota Dewan Komisioner LPS ex-officio Bank Indonesia.

Pengalaman tersebut membuat kiprahnya semakin dekat dengan isu stabilitas sistem keuangan dan sektor perbankan.

Karier Destry di sektor keuangan semakin tinggi dan penting ketika ia ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2019.

Pengangkatan tersebut dilakukan melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019 untuk masa jabatan 2019–2024.

Destry mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2019. Sejak saat itu, ia menjadi bagian dari jajaran pimpinan tertinggi Bank Indonesia.

Berbekal pengalaman di dunia akademik, perbankan, pemerintahan dan LPS, Destry membawa latar belakang yang beragam ke dalam institusi bank sentral tersebut.

Setelah masa jabatan pertamanya berakhir, Destry kembali dipercaya menduduki posisi yang sama. Melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2024, ia ditetapkan kembali sebagai Deputi Gubernur Senior BI untuk periode 2024–2029. Sumpah jabatan untuk periode kedua dilaksanakan pada 7 Agustus 2024.

Sebelum diajukan sebagai calon Gubernur Bank Indonesia, Destry telah memiliki pengalaman selama beberapa tahun dalam jajaran pimpinan bank sentral.

Selain berkarier di sektor ekonomi dan keuangan, Destry juga pernah terlibat dalam proses pemilihan pimpinan lembaga negara.

Pada 2015, ia dipercaya menjadi Ketua Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.*

Penulis: Riska Ayu Kurniati