Hukum

Bukan Karena Uang, Ternyata Ini Alasan Hotman Paris Hutapea Jadi Pengacara Febrie Adriansyah!

×

Bukan Karena Uang, Ternyata Ini Alasan Hotman Paris Hutapea Jadi Pengacara Febrie Adriansyah!

Sebarkan artikel ini
Hotman Paris Hutapea menjelaskan alasan mendampingi Febrie Adriansyah tanpa biaya
Keputusan Hotman Paris Hutapea mendampingi eks Jampidsus Febrie Adriansyah menuai sorotan, namun ia tegaskan didasari dorongan moral

CAHAYANEGERI.COM – Kabar mengejutkan datang dari pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menjadi pengacara eks Jampidsus Febrie Adriansyah.

Kira-kira apa alasan yang membuat Hotman Paris Hutapea memilih untuk menjadi pengacara Febrie Adriansyah?

Hotman merasa sedih dan miris melihat nasib Febrie, karena menurutnya Febrie pernah mendapat pujian dari Presiden Prabowo Subianto saat berhasil mengembalikan kerugian negara dan menertibkan kawasan hutan saat menjabat Ketua Satgas PKH.

“Saya melihat benar-benar saya merasa miris. Karena apa? Jampidsus itu adalah yang dibanggakan oleh Presiden Prabowo karena dengan dia. Dia mendapatkan negara mendapatkan sebagai Satgas PKH Rp300 triliun kemudian dalam satu tahun. Kemudian, pengembalian kerugian negara dapat Rp130 triliun, sudah Rp430 triliun kembali, dibanggakan oleh Presiden,” ungkap Hotman Pada Jumat, 17 Juli 2026.

Ia berpendapat kasus yang menimpa Febrie berlangsung tanpa sepengetahuan kepala negara.

Hotman memberi contoh, seperti pengusutan praktik korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penanganan perkara Petral.

“Dan yang kedua, beliau ini sekarang Jampidsus. Lu tahu enggak transfer pricing itu? Dalam sejarah kejaksaan di Indonesia sejak zaman Majapahit termasuk presiden-presiden yang sebelumnya belum pernah ada kejaksaan, ini saja sudah Rp430 triliun yang terkumpul uang berupa uang cash masuk ke kas negara,” jelas Hotman.

Alasan Hotman menjadi kuasa hukum Febrie menurutnya lahir dari dorongan moral, bukan untuk uang.

Ia menegaskan tidak mengharapkan bayaran karena sadar Febrie tidak mampu membayar tarif jasanya yang termasuk tertinggi di Indonesia.

Hotman juga membantah tudingan bahwa ia mengambil kasus ini demi popularitas atau keuntungan finansial, mengatakan bahwa ia sudah tidak bergantung pada penghasilan karena banyak kliennya berasal dari kalangan konglomerat dan dia juga menangani kasus bisnis di Singapura serta Indonesia.

“Itulah alasannya saya terpanggil. Saya tidak mengharapkan uang dari Jampidsus ini karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya mahal, saya bayarannya super mahal di Indonesia,” ungkap Hotman.

Keputusan Hotman menerima jabatan sebagai pengacara Febrie memicu reaksi keras netizen.

Selain laporan tentang turunnya jumlah pengikut Instagram-nya, banyak warganet yang menyerukan aksi unfollow sebagai bentuk protes.

Seruan itu tampak di kolom komentar beberapa unggahan Hotman pada Minggu, 19 Juli 2026, setelah ia menyatakan siap mendampingi Febrie dalam perkara dugaan korupsi dan pencucian uang.*