CAHAYANEGERI.COM – Sebelum membeli motor listrik perhatikan tips berikut ini agar tidak salah pilih alias kecewa dikemudian hari. Motor listrik kini semakin banyak digemari masyarakat karena menawarkan harga yang cukup terjangkau.
Beberapa pilihan motor listrik memiliki harga yang berbeda tergantung kualitas dan spesifikasi yang iya miliki. Jadi sebelum memutuskan untuk membeli motor listrik cek terleih dahulu apa saja tips memilih motor listrik yang layak Anda pertimbangkan.
Apalagi memiliki motor listrik yang awet baterai tentu menjadi pilihan menarik terutama mereka sering melakukan perjalanan jarak jauh. Motor listrik harian yang awet memiliki keunggulan berupa biaya yang perawaratan terjangkau alias hemat, komponen penggerak yang minim aus, serta pengoprasian yang lamah lingkungan.
Jadi memilih motor listrik yang benar dan mengatahui apa saja tipsnya merupakan pilihan yang tepat berikut detail informasinya.
BACA JUGA: Mengintip Keunggulan Suzuki Burgman Street 125EX, Skutik Elegan dengan Performa Tangguh
BACA JUGA: Ini Alasan Yamaha Aerox Alpha 155 Makin Memikat dan Berkelas untuk Pengendara Masa Kini
1. Pilih baterai lithium jika ingin umur pakai lebih panjang dan bobot lebih ringan
Baterai lithium-ion memiliki kepadatan energi yang lebih tinggi dibandingkan beberapa jenis baterai lain, sehingga mampu menyimpan energi cukup besar dengan ukuran dan bobot yang relatif lebih ringan. Bobot baterai yang lebih ringan dapat membantu motor lebih mudah dikendalikan.
2. Pastikan jarak tempuh minimal 60 sampai 80 km
Jika jarak rumah ke tempat tujuan sekitar 30 samai 40 km, maka kemampuan jelajah 60 sampai 80 km dapat menjadi pertimbangan agar motor mampu digunakan. Namun, angka jarak tempuh yang ada pada spesifikasi tidak selalu sama dengan kondisi nyata karena dapat dipengaruhi oleh kecepatan, berat pengendara, kondisi jalan, gaya berkendara, temperatur, serta penggunaan aksesori.
3. Cek apakah tersedia fast charging atau sistem tukar baterai
Fitur fast charging dapat membantu mempercepat proses pengisian baterai dibandingkan pengisian standar, meskipun kecepatan pengisian tetap bergantung pada kemampuan motor, baterai dan charger. Sementara itu, sistem tukar baterai memungkinkan pengguna mengganti baterai yang sudah lemah dengan baterai yang telah terisi di lokasi yang menyediakan layanan tersebut.
4. Pilih merek yang memiliki jaringan servis dan suku cadang yang jelas
Motor listrik bukan hanya soal harga dan jarak tempuh. Ketersediaan bengkel, teknisi, serta suku cadang juga penting untuk menjamin kemudahan perawatan. Jika suatu komponen mengalami kerusakan, pengguna akan lebih mudah melakukan perbaikan apabila produsen memiliki jaringan layanan purna jual yang baik.
5. Hindari kebiasaan mengisi baterai hingga benar-benar habis agar baterai lebih awet
Baterai lithium biasanya lebih baik digunakan dengan pola pengisian yang sesuai rekomendasi pabrikan. Pengguna sebaiknya mengikuti indikator baterai dan petunjuk pengisian yang diberikan produsen. Selain itu, hindari kebiasaan membiarkan baterai dalam kondisi sangat rendah dalam waktu lama karena dapat memengaruhi kondisi baterai.






