CAHAYANEGERI.COM – Penyebab Bahan Bakar Minyak (BBM) mobil cepat habis saat macet di jalan.Terjebak kemaceten di jalan raya bukan hanya menguras waktu dan tenaga, tetapi bisa membuat konsumsi BBM jadi lebih boros.
Dengan kondisi lalu lintas yang padat membuat kendaraan harus berhenti alias menggu lama. Dengan kondisi mesin mobil masih hidup, sembari menunggu mobil kembali jalan bisa membuat BBM langsung berkurang.
Bukan tanpa alasan apabila ada beberapa penyebab lain mengapa BBM mobil cepat habis saat dalam kondisi macet. Salah satu penyebab yang dimaksud adalah energi ekstra untuk akserelasi berulang. Hal ini bisa menjadi salah satu penyebab konsumsi BBM meningkat saat macet.
Meski jarak yang ditempuh relatif pendek, mesin tetap bekerja dan membutuhkan bahan bakar. Untuk itu, terdapat beberapa faktor yang membuat BBM lebih cepat terkuras saat mobil terjebak kemacetan.
Berikut empat penyebab BBM mobil cepat habis saat macet:
1. Membutuhkan Tenaga Lebih Besar Saat Akselerasi
Ketika mobil mulai bergerak dari posisi berhenti, mesin harus menghasilkan tenaga lebih besar. Proses tersebut membutuhkan bahan bakar lebih banyak dibandingkan saat mobil sudah melaju dengan kecepatan konstan.
BACA JUGA: Mengintip Toyota Raize GR Sport 2026, SUV Mungil Bergaya Sporty yang Mencuri Perhatian
BACA JUGA: Toyota Passo 2026 City Car Futuristik Punya Desain Tajam dan Proporsi Sportif
2. AC Tetap Membebani Kinerja Mesin
Penggunaan AC memengaruhi konsumsi BBM, khususnya ketika kendaraan terjebak kemacetan di tengah cuaca panas. Kompresor AC bekerja dengan memanfaatkan tenaga dari mesin. Saat sistem pendingin kabin terus beroperasi, mesin harus mengeluarkan tenaga tambahan.
3. Mesin Tetap Mengonsumsi BBM Ketika Berhenti
Kendaraan yang berhenti akibat kemacetan tetap membutuhkan BBM selama mesin dalam kondisi menyala. Meskipun mobil tidak bergerak, mesin masih melakukan proses pembakaran untuk mempertahankan putaran mesin dan menjalankan berbagai komponen kendaraan.
4. Gaya Mengemudi yang Terlalu Agresif
Kebiasaan menginjak pedal gas terlalu dalam dapat mengejar celah di tengah kemacetan dapat membuat konsumsi bahan bakar meningkat. Setelah melakukan akselerasi secara berlebihan, pengemudi harus kembali mengerem karena jarak dengan kendaraan di depan semakin dekat.
5. Terlalu Sering Berhenti dan Kembali Melaju
Kemacetan membuat mobil harus menghadapi pola berkendara stop and go secara terus-menerus. Kendaraan berulang kali berhenti, kemudian bergerak kembali dalam jarak pendek. Kondisi tersebut membuat mesin bekerja lebih keras dibandingkan ketika mobil dapat melaju secara konstan, sehingga konsumsi BBM menjadi kurang efisien.
6. Tekanan Ban Kurang Ideal
Kondisi ban dapat memengaruhi penggunaan bahan bakar ketika mobil digunakan dalam perjalanan yang padat. Tekanan angin ban yang terlalu rendah membuat bidang kontak ban dengan permukaan jalan menjadi lebih besar dan meningkatkan hambatan gulir.
7. Beban Kendaraan Terlalu Berat
Semakin besar beban yang dibawa, semakin besar pula tenaga yang dibutuhkan mesin untuk menggerakkan mobil. Membawa barang yang tidak diperlukan di dalam kabin dapat menambah bobot kendaraan. Dalam kondisi macet dengan pola stop and go, tambahan beban membuat konsumsi BBM semakin boros. *






