CAHAYANEGERI.COM – Masih kunci stang motor kea rah kiri, ternyata lebih aman ke kanan kok bisa? Cek informasi lebih detailnya.
Kunci stang motor ke kanan bukan jaminan anti maling, tetapi ada anggapan bahwa mengunci stang ke kanan membuat motor jauh lebih aman dari pencurian.
Dengan posisi stang ke kanan dapat membuat area di sekitar rumah kunci menjadi lebih tertutup. Hal ini dapat mempersempit ruang bagi pelaku yang berusaha merusak bahkan ingin membobol ssitem tertentu.
Oleh karena itu, pengguna motor sebaikanya mengunci stang ke kanan dibanding ke kiri supaya terhindari hal yang tidak di inginkan.
Apabila mereka berusaha mengutak-atik sistem penguncian dengan alat tertentu, posisi tersebut dapat membuat ruang gerak menjadi lebih terbatas.
BACA JUGA: Intip Honda CRF1100L Afrika Twin Motor Touring Tangguh di Segala Medan
Hambatan seperti ini bisa membuat proses menjadi lebih lama sekaligus meningkatkan risiko bagi pelaku.
Sebaliknya, pada beberapa jenis sepeda motor ketika setang diarahkan ke kiri, area di sekitar rumah kunci terlihat lebih terbuka.
Maka kondisi tersebut membuat bagian penguncian relatif lebih mudah dijangkau.
Namun, hal ini tidak bisa dijadikan patokan untuk jenis sepeda motor. Salah satu alasan posisi setang ke kanan dianggap mampu memberikan perlindungan karena posisi batang setang terhadap rumah kunci.
Apabila batang setang berada di depan atau menutupi sebagian rumah kunci, ruang yang tersedia untuk mengakses bagian tersebut menjadi lebih sempit.
Bagi pencuri ingin mengambil kendaraan dengan cepat, hambatan kecil sekalipun dapat menjadi faktor yang dipertimbangkan.
Apalagi jika sepeda motor diparkir di tempat yang ramai, memiliki pencahayaan yang baik dan terpantau kamera CCTV.
Namun, apakah semua motor bisa dikunci ke kanan? Tidak semua motor memiliki mekanisme yang memungkinkan setang dikunci ke arah kanan.
Setiap kendaraan mempunyai desain dan sistem penguncian kemudi yang berbeda.
Beberapa model memang menyediakan pilihan mengunci setang ke kanan, sedangkan motor lainnya hanya memungkinkan penguncian pada posisi tertentu.
Oleh sebab itu, jangan memaksakan setang ke arah yang tidak dirancang oleh mekanisme penguncian kendaraan.
Selalu ikuti petunjuk pengoperasian yang tercantum dalam buku manual sepeda motor.
Sebelum meninggalkan kendaraan, pastikan posisi kunci sudah benar-benar berada pada mode LOCK dan setang terkunci dengan baik.
Jika motor akan ditinggalkan dalam waktu cukup lama, sebaiknya gunakan beberapa lapisan pengamanan sekaligus. Langkah tersebut dapat membuat kendaraan lebih sulit menjadi sasaran pencurian.
Menggabungkan kunci stang dengan pengaman roda, alarm, serta memilih lokasi parkir yang aman dan terang dapat memberikan perlindungan lebih optimal. *






