Otomotif

Agar Tidak Salah Pilih: Begini Cara Memilih Motor Bebek Bekas, Aman dari Penipuan

×

Agar Tidak Salah Pilih: Begini Cara Memilih Motor Bebek Bekas, Aman dari Penipuan

Sebarkan artikel ini
Panduan cara memilih motor bebek bekas agar tidak salah pilih dan terhindar dari penipuan
Jangan tergiur harga murah, pahami cara memilih agar terhindar dari penipuan saat membeli motor bebek bekas

CAHAYANEGERI.COM – Cara memilih motor bebek bekas aman dari penipuan.

Membeli motor bebek bekas dapat menjadi pilihan yang menarik bagi masyarakat yang mencari kendaraan hemat bahan bakar, tangguh, serta memiliki biaya perawatan yang ramah dikantong.

Namu, agar tidak salah pilih jangan mudah tergiur dengan harga murah saat ingin membeli motor bebek bekas.

Harga yang terjangkau belum tentu menjamin kondisi kendaraan masih baik dan layak digunakan.

Biasanya pasar kendaraan motor bekas, tetap menyimpan berbagai risiko yang perlu diperhatikan calon pembeli.

Beberapa di antaranya adalah kondisi mesin yang sudah mengalami masalah, kelengkapan dokumen kendaraan yang tidak jelas, hingga motor yang pernah mengalami kecelakaan tetapi terlihat mulus setelah mendapatkan perbaikan.

Jadi, agar tidak salah pilih motor bebek bekas ada beberapa hal penting yang perlu diperiksa sebelum membeli.

BACA JUGA: Yamaha R15 Vs Suzuki GSX-R150, Duel Motor Sport 150 cc Mana yang Lebih Kencang?

BACA JUGA: 7 Rekomendasi Motor Sunmori 2026 Tangguh, Nyaman dan Ramah di Kantong

Berikut tips memilih motor bebek bekas agar lebih aman dan tidak mudah tertipu oleh penjual.

1. Jangan Mudah Tergoda dengan Harga Terlalu Murah

Harga motor yang berada jauh di bawah harga pasar memang terlihat menarik. Meski begitu, kondisi tersebut justru membuat calon pembeli lebih berhati-hati.

Sebelum memutuskan membeli, sebaiknya bandingkan terlebih dahulu harga motor berdasarkan merek, tipe, tahun produksi, serta kondisi kendaraan.

2. Perhatikan Asap yang Keluar dari Knalpot

Saat mesin motor mulai dinyalakan, perhatikan bagian knalpot.

Jika muncul asap berlebihan itu tidak normal, kondisi tersebut bisa menjadi indikasi adanya gangguan pada komponen mesin.

Karena itu pemeriksaan bagian ini penting dilakukan sebelum transaksi.

3. Periksa Mesin Ketika Kondisinya Masih Dingin

Pemeriksaan mesin menjadi salah satu tahap penting saat hendak membeli motor bekas.

Usahakan melihat dan menyalakan motor saat mesin masih benar-benar dingin.

Kondisi tersebut dapat membantu calon pembeli mengetahui suara mesin, respons saat pertama kali dinyalakan, serta kemungkinan adanya masalah yang sulit terlihat ketika mesin sudah panas.

4. Teliti Kondisi Rangka dan Indikasi Bekas Tabrakan

Jangan hanya terpaku pada tampilan bodi yang masih mulus dan mengilap. Kondisi luar yang bagus belum tentu menunjukkan bahwa rangka motor masih dalam keadaan baik.

Periksa dengan teliti bagian rangka, sambungan, area bawah kendaraan, hingga keselarasan posisi roda untuk mengetahui apakah motor pernah mengalami benturan atau kecelakaan.

5. Periksa Bagian Kaki-Kaki dan Sistem Suspensi

Komponen kaki-kaki perlu mendapat perhatian, cobalah menekan suspensi bagian depan dan belakang untuk memastikan pergerakannya masih normal.

Selain itu, periksa kondisi roda, ban, pelek, rantai, serta gir untuk melihat apakah terdapat kerusakan komponen yang sudah membutuhkan penggantian.

6. Cocokkan Nomor Rangka dan Nomor Mesin dengan Dokumen

Nomor rangka dan nomor mesin merupakan bagian penting yang wajib diperiksa sebelum membeli motor bekas.

Perhatikan pula kondisi fisik nomor tersebut dan pastikan tidak terlihat seperti pernah dikikis, diubah, atau mengalami perubahan yang mencurigakan.*

Penulis: Etika Larasati Kontesa