CAHAYANEGERI.COM – Motor listrik buatan Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran produk baru.
Kali ini IMOTO Indonesia resmi memperkenalkan Vision.ev, motor listrik buatan dalam negeri dengan target Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) mencapai 75 persen.
Sebagai gengerasi terbaru, Vision.ev telah mengusung tampilan futuristis sehingga menjadi salah satu penantang serius di segmen motor listrik.
Bukan hanya mengandalkan tenaga listrik, motor ini menawarkan perpaduan desain modern, teknologi kekinian, serta performa yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Vision.ev hadir dengan berbagai karakter pengguna lokal mulai dari desain, posisi berkendara, ergonomi, hingga karakter performanya dirancang agar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan konsumen di Tanah Air.
BACA JUGA: Varian Terbaru Alva Cervo X 2026 Motor Listrik Sporty Tampil dengan Desain Agresif
BACA JUGA: Dijamin Berkualitas: Ini Rekomendasi Motor Listrik Terpercaya di Indonesia, Wajib di Cek
Untuk sumber tenaganya Vision.ev menggunakan baterai berkapasitas 5,7 kWh yang diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga 160 kilometer dalam satu kali pengisian.
Kemampuan tersebut membuat Vision.ev cukup menarik untuk berkendara sehari-hari maupun perjalanan dengan jarak menengah.
Sementara itu kecepatan maksimumnya mencapai 105 km/jam sehingga masih memadai untuk digunakan di kawasan perkotaan maupun perjalanan menuju wilayah sekitar.
Keunggulan lainnya terdapat pada sistem pengisian cepat yang ditawarkan. Vision.ev diklaim dapat mengisi daya baterai dari kondisi 20 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu kurang lebih 30 menit.
Kehadiran teknologi fast charging tersebut menjadi nilai tambah.
Selain performa dan kemampuan pengisian daya, Vision.ev membawa fitur teknologi yang memberikan kesan premium.
Motor ini dilengkapi layar sentuh interaktif, sistem infotainment, keyless entry, serta aplikasi berbasis smartphone untuk memantau kendaraan.
Dalam hal manufaktur, IMOTO tetap berkomitmen untuk mengembangkan industri kendaraan listrik di dalam negeri.
Dengan target TKDN hingga 75 persen menjadi salah satu indikator upaya IMOTO dalam meningkatkan penggunaan komponen lokal.
Langkah tersebut sekaligus dapat memperkuat kendaraan listrik nasional dan menekan ketergantungan terhadap produk maupun komponen dari luar negeri.
Tidak berhenti pada pengembangan kendaraan, IMOTO mampu berupaya membangun dan pendukung melalui pengembangan jaringan.
Perluasan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada pengguna sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin terbiasa menggunakan kendaraan listrik.
Dengan kombinasi jarak tempuh, performa, teknologi dan konsep produksi lokal, Vision.ev hadir sebagai salah satu pilihan transportasi listrik yang mengedepankan efisiensi serta gaya hidup modern.
Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, Vision.ev diposisikan sebagai kendaraan transportasi ramah lingkungan yang efisien, modern dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Kehadirannya diyakini akan menjadi peluru bagi perkembangan motor listrik buatan lokal, sekaligus mempertegas bahwa produk anak bangsa mampu bersaing di era elektrifikasi kendaraan. *






