<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemerintahan - Cahayanegeri.com</title>
	<atom:link href="https://cahayanegeri.com/topic/pemerintahan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://cahayanegeri.com/topic/pemerintahan/</link>
	<description>Portal Berita Terupdate</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Jul 2026 06:11:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://cahayanegeri.com/wp-content/uploads/2026/07/cropped-logo-cn-com-32x32.png</url>
	<title>Pemerintahan - Cahayanegeri.com</title>
	<link>https://cahayanegeri.com/topic/pemerintahan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>SD Negeri Sepi Murid Di Sorot Puan Maharani, Pemerintah Harus Lakukan Evaluasi Layanan Pendidikan!</title>
		<link>https://cahayanegeri.com/sd-negeri-sepi-murid-di-sorot-puan-maharani-pemerintah-harus-lakukan-evaluasi-layanan-pendidikan/</link>
					<comments>https://cahayanegeri.com/sd-negeri-sepi-murid-di-sorot-puan-maharani-pemerintah-harus-lakukan-evaluasi-layanan-pendidikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Andrian]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 06:26:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Puan Maharani]]></category>
		<category><![CDATA[SD Negeri Sepi Murid]]></category>
		<category><![CDATA[SPMB 2026/2027]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cahayanegeri.com/?p=263</guid>

					<description><![CDATA[<p>CAHAYANEGERI.COM – Saat ini di Indonesia banyak sekali...</p>
<p>The post <a href="https://cahayanegeri.com/sd-negeri-sepi-murid-di-sorot-puan-maharani-pemerintah-harus-lakukan-evaluasi-layanan-pendidikan/">SD Negeri Sepi Murid Di Sorot Puan Maharani, Pemerintah Harus Lakukan Evaluasi Layanan Pendidikan!</a> appeared first on <a href="https://cahayanegeri.com">Cahayanegeri.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CAHAYANEGERI.COM</strong> – Saat ini di Indonesia banyak sekali Sekolah Dasar (SD) yang sepi atau kekurangan murid baru. Nah hal tersebut menjadi sorotan ketua DPR RI yaitu Puan Maharani.</p>
<p>Puan Maharani menyoroti banyaknya sekolah negeri yang mengalami kekurangan siswa baru pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.</p>
<p>Puan meminta pemerintah segera menjadikan kondisi ini sebagai sinyal untuk mengevaluasi peta layanan pendidikan dasar di tingkat nasional.</p>
<p>Puan menilai pemerintah perlu segera meneliti penyebab turunnya jumlah siswa baru di sejumlah sekolah negeri.</p>
<p>Kajian itu penting untuk mengetahui apakah masalah ini terjadi di seluruh negeri atau hanya di wilayah tertentu.</p>
<p><a href="https://cahayanegeri.com/libur-telah-usai-program-mbg-kembali-beroperasi-mutu-layanan-jadi-sorotan-utama/"><strong>BACA JUGA: Libur Telah Usai, Program MBG Kembali Beroperasi! Mutu Layanan Jadi Sorotan Utama!</strong></a></p>
<p><a href="https://cahayanegeri.com/pernah-atasi-kasus-besar-ini-dia-profil-kuntadi-calon-pengganti-febrie-adriansyah/"><strong>BACA JUGA: Pernah Atasi Kasus Besar, Ini Dia Profil Kuntadi Calon Pengganti Febrie Adriansyah!</strong></a></p>
<p>Nantinya hasil tersebut akan menjadi acuan untuk merumuskan kebijakan pendidikan berikutnya.</p>
<blockquote><p>“Munculnya sejumlah sekolah dasar negeri yang tidak memperoleh siswa baru harus menjadi alarm bagi pemerintah,” ungkap Puan pada Rabu, 15 Juli 2026.</p></blockquote>
<p>Puan meminta agar pemerintah membuat pemetaan masalah secara rinci sebelum memutuskan langkah penanganan, karena setiap daerah membutuhkan pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik setempat.</p>
<p>Menurut Puan, faktor penyebab berkurangnya murid pada tiap daerah berbeda-beda.</p>
<p>Di beberapa wilayah, angka kelahiran yang menurun menyebabkan jumlah anak usia sekolah berkurang secara alami.</p>
<p>Di tempat lain, pergeseran penduduk dan perubahan fungsi kawasan pemukiman memengaruhi jumlah siswa yang tersedia.</p>
<p>Selain itu, penurunan kepercayaan masyarakat terhadap mutu layanan sekolah negeri juga bisa menjadi penyebab.</p>
<p>Kondisi ini mendorong sebagian orang tua memilih sekolah swasta atau jalur pendidikan alternatif.</p>
<p>Karena itu pemerintah diminta mempertimbangkan seluruh faktor tersebut sebelum mengambil keputusan kebijakan.</p>
<blockquote><p>“Karena ini menyangkut tanggung jawab negara dalam menjamin setiap anak memperoleh pendidikan dasar,” jelas Puan.</p></blockquote>
<p>Puan menegaskan pemerintah tidak boleh menerapkan satu kebijakan seragam untuk seluruh daerah tanpa mempertimbangkan kondisi lokal.</p>
<p>Menutup atau menggabungkan sekolah bukanlah satu-satunya solusi untuk mengatasi kekurangan murid. Kebijakan harus menempatkan kepentingan peserta didik di posisi utama.</p>
<p>Akses terhadap pendidikan harus tetap mudah dijangkau oleh masyarakat tanpa mengorbankan mutu pembelajaran. Hak anak untuk belajar tidak boleh dikorbankan demi efisiensi anggaran.</p>
<p>Sebagai langkah konkret, Puan mengusulkan penyusunan peta kebutuhan satuan pendidikan pada tingkat desa dan kecamatan di seluruh Indonesia.</p>
<p>Peta ini perlu menggabungkan data jumlah anak usia sekolah, tren kelahiran selama beberapa tahun terakhir, perkembangan pemukiman, kapasitas sekolah, kondisi geografis serta proyeksi demografi untuk sepuluh tahun ke depan.</p>
<p>Informasi tersebut akan membantu menentukan sekolah mana yang perlu direvitalisasi, dikembangkan, digabungkan atau dipertahankan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.</p>
<p>Puan juga mengingatkan bahwa kebijakan penggabungan sekolah harus menjamin layanan pendidikan tetap mudah diakses.</p>
<p>Pemerintah wajib memastikan ketersediaan transportasi sekolah yang aman dan waktu tempuh yang wajar.</p>
<p>Sekolah penerima harus memiliki kapasitas cukup untuk menampung siswa tambahan.</p>
<p>Anak dari keluarga rentan tidak boleh kehilangan kesempatan belajar karena jarak sekolah menjadi lebih jauh.</p>
<p>Seluruh kebijakan harus selalu berpihak pada kepentingan peserta didik.</p>
<p>Di samping penataan jaringan sekolah, Puan menilai kualitas layanan pendidikan negeri perlu ditingkatkan secara menyeluruh.</p>
<p>Perbaikan diperlukan pada proses pembelajaran, kompetensi guru, pendidikan karakter, keamanan lingkungan sekolah serta komunikasi antara sekolah dan orang tua.</p>
<p>Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap sekolah negeri bisa dibangun kembali.</p>
<p>DPR RI menyatakan akan mengawal penataan sekolah dasar sebagai bagian dari reformasi layanan pendidikan nasional, dengan fokus utama memastikan setiap anak di Indonesia mendapatkan akses pendidikan dasar yang bermutu. *</p>
<p>The post <a href="https://cahayanegeri.com/sd-negeri-sepi-murid-di-sorot-puan-maharani-pemerintah-harus-lakukan-evaluasi-layanan-pendidikan/">SD Negeri Sepi Murid Di Sorot Puan Maharani, Pemerintah Harus Lakukan Evaluasi Layanan Pendidikan!</a> appeared first on <a href="https://cahayanegeri.com">Cahayanegeri.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cahayanegeri.com/sd-negeri-sepi-murid-di-sorot-puan-maharani-pemerintah-harus-lakukan-evaluasi-layanan-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
