CAHAYANEGERI.COM – Jangan sampai salah begini tiga cara aman mengemudi mobil matic saat melewati turunan panjang. Dalam berkendara, perjalanan tidak akan selalu mulus, artinya ada tikungan, turunan yang berkelok.
Apalagi jika kondisi turunan cukup panjang dan memiliki kemiringan yang curam, menjaga kecepatan mobil matic tidak sebaiknya hanya mengandalkan pedal rem. Jika menekan pedal rem secara terus-menerus justru dapat memberikan beban berlebih pada sistem pengereman.
Gesekan yang terjadi secara berkelanjutan dapat menyebabkan temperatur komponen rem mobil matic meningkat sehingga kinerjanya berisiko mengalami penurunan. Jadi, untuk mengatasinya pengendara mobil matic perlu memanfaatkan fungsi transmisi kendaraan serta menggunakam teknik pengereman yang tepat sesuai kondisi jalan.
Memilih posisi gigi rendah dan memanfaatkan engine brake dapat membantu mengontrol laju mobil sekaligus mengurangi kerja berlebihan pada rem. Berikut adalah tiga cara aman mengemudikan mobil matic di jalan menurun yang panjang.
BACA JUGA: 9 Fitur Canggih Mobil Matic yang Sering Terabaikan, Yuk Intip Apa Saja
BACA JUGA: Danza Z Siap Menggebrak Pasar Otomotif, Mobil Sport Listrik Tercepat di Kelasnya!
1. Pilih Gigi Rendah untuk Memanfaatkan Engine Brake
Saat kendaraan mulai memasuki jalan menurun, pengemudi disarankan menggunakan posisi transmisi yang dapat membantu memanfaatkan engine brake. Pada mobil matic, pilihan gigi rendah bisa berupa posisi L, 2, atau mode manual dengan menggunakan gigi satu atau dua.
Pilihan tersebut perlu disesuaikan dengan tipe serta sistem transmisi yang digunakan pada kendaraan. Engine brake bekerja dengan memanfaatkan tahanan dari putaran mesin untuk membantu mengurangi laju mobil. Dengan mengandalkan teknik ini, beban kerja sistem pengereman dapat dikurangi sehingga pengemudi tidak harus terus menekan pedal rem selama melewati turunan.
2. Jangan Menekan Pedal Rem Tanpa Henti
Menginjak pedal rem secara terus-menerus memang dapat membantu menjaga laju kendaraan. Namun, cara tersebut sebaiknya dihindari jika dilakukan dalam waktu lama, khususnya saat melewati jalan menurun yang panjang.
Gesekan antara kampas rem dan cakram akan menghasilkan panas. Jika rem digunakan secara konstan dalam waktu yang cukup lama, suhu komponen pengereman bisa meningkat dan membuat sistem bekerja semakin berat.
3. Terapkan Teknik Pengereman Secara Berkala
Pada jalur menurun yang panjang maupun curam, penggunaan engine brake terkadang belum mampu menahan kecepatan kendaraan secara maksimal. Pengemudi dapat mengombinasikannya dengan teknik intermittent braking secara berkala.
Caranya adalah dengan menekan pedal rem secara tegas selama beberapa saat untuk mengurangi kecepatan kendaraan. Setelah laju mobil terkendali, pedal rem dapat dilepaskan agar komponen pengereman memiliki waktu untuk menurunkan suhunya sebelum kembali digunakan. *






