<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pencucian uang - CAHAYA NEGERI</title>
	<atom:link href="https://cahayanegeri.com/topic/pencucian-uang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://cahayanegeri.com/topic/pencucian-uang/</link>
	<description>Portal Berita Terupdate</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Aug 2026 06:02:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://cahayanegeri.com/wp-content/uploads/2026/07/cropped-logo-cn-com-32x32.png</url>
	<title>pencucian uang - CAHAYA NEGERI</title>
	<link>https://cahayanegeri.com/topic/pencucian-uang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kasus Febrie: Dijadikan Tempat Money Laundry, Kejagung Geledah 4 Perusahaan Don Ritto!</title>
		<link>https://cahayanegeri.com/kasus-febrie-dijadikan-tempat-money-laundry-kejagung-geledah-4-perusahaan-don-ritto/</link>
					<comments>https://cahayanegeri.com/kasus-febrie-dijadikan-tempat-money-laundry-kejagung-geledah-4-perusahaan-don-ritto/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Andrian]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 06:02:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[don ritto]]></category>
		<category><![CDATA[Febrie Adriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[kejagung]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Penggeledahan]]></category>
		<category><![CDATA[tindak pidana pencucian uang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cahayanegeri.com/?p=678</guid>

					<description><![CDATA[<p>CAHAYANEGERI.COM – Kasus yang menjerat mantan Jaksa Agung...</p>
<p>The post <a href="https://cahayanegeri.com/kasus-febrie-dijadikan-tempat-money-laundry-kejagung-geledah-4-perusahaan-don-ritto/">Kasus Febrie: Dijadikan Tempat Money Laundry, Kejagung Geledah 4 Perusahaan Don Ritto!</a> appeared first on <a href="https://cahayanegeri.com">CAHAYA NEGERI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CAHAYANEGERI.COM</strong> – Kasus yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah semakin panas. Kejaksaan Agung sendiri melakukan penggeledahan terhadap 4 perusahaan Don Ritto.</p>
<p>Kejaksaan Agung atau Kejagung memastikan bahwa ada empat perusahaan yang telah digeledah oleh tim penyidik pada Senin, 3 Agustus 2026.</p>
<p>Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa kantor PT HI, PT PIS, PT KPE dan PT SME diduga memiliki keterkaitan dengan tersangka Don Ritto (DR).</p>
<p>Menurut Anang, keempat perusahaan tersebut diduga dipakai oleh para tersangka untuk menyamarkan aliran uang dan aset yang berasal dari tindak pidana korupsi.</p>
<blockquote><p>&#8220;Kalau (penggeledahan) yang kemarin sudah (selesai). Itu tempat (empat perusahaan), memang itu perusahaannya si DR yang diduga dijadikan money laundering, TPPU,&#8221; jelasnya pada Selasa, 4 Agustus 2026.</p></blockquote>
<p>Meski begitu, ia belum dapat memaparkan secara rinci bagaimana modus pencucian uang yang diduga dilakukan Don Ritto. Saat ini, penyidik masih terus mengembangkan perkara tersebut untuk mengumpulkan bukti tambahan.</p>
<p>Sebelumnya, Kejagung juga melakukan penggeledahan di beberapa lokasi yang berkaitan dengan kasus dugaan TPPU atas emas seberat 74 kilogram dan uang tunai Rp543 miliar milik Febrie Adriansyah.</p>
<p>Anang mengatakan, penggeledahan itu dilakukan oleh penyidik Tim 9 pada hari Senin, 3 Agustus 2026.</p>
<p>Ia menyebut salah satu lokasi yang diperiksa adalah kantor pengacara milik tersangka Don Ritto.</p>
<blockquote><p>&#8220;Saat ini, Tim Penyidik melakukan penggeledahan yang sedang berlangsung di beberapa tempat yakni, kantor tersangka DR dan rekan di Jakarta Selatan,&#8221; ungkapnya.</p></blockquote>
<p><strong>BACA JUGA: <a class="row-title" href="https://cahayanegeri.com/wp-admin/post.php?post=674&amp;action=edit">Operasi SAR Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Ditutup, Ini Jumlah Penumpang Selamat dan Korban Jiwa!</a></strong></p>
<p><strong>BACA JUGA: <a class="row-title" href="https://cahayanegeri.com/wp-admin/post.php?post=671&amp;action=edit">Ingin Rasakan Euforia Peringatan Hari Kemerdekaan Di Istana Merdeka, Ini Cara War Tiketnya!</a></strong></p>
<p>Selain itu, tim penyidik juga menggeledah rumah milik tersangka Nurman Herin (NH) yang berada di Depok, Jawa Barat.</p>
<p>Tidak hanya itu, penyidik Tim 9 juga menyasar empat perusahaan lain yang diduga berhubungan dengan kasus tersebut di wilayah Jakarta Selatan, yaitu PT HI, PT PIS, PT KNE dan PT SME.</p>
<p>Anang menegaskan bahwa proses penggeledahan masih terus berjalan, tetapi pihaknya belum bisa mengungkap lokasi baru yang sedang diperiksa.</p>
<p>Rangkaian penggeledahan dan pemeriksaan saksi ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang dengan tindak pidana asal korupsi yang menyeret nama Febrie Adriansyah.</p>
<p>Dalam perkara ini, Kejagung telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu Febrie Adriansyah dan pihak swasta Nurman Herin.</p>
<p>Penyidikan perkara tersebut berlandaskan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print-03/F.2/Fd.2/07/2026 yang diterbitkan pada 20 Juli 2026.</p>
<p>Sprindik itu keluar setelah Kejagung menerima pelimpahan berkas perkara dan barang bukti dari Polri, berupa emas 74 kilogram serta uang valuta asing bernilai ratusan miliar rupiah.</p>
<p>Setelah menerima pelimpahan tersebut, Kejagung juga menerbitkan tiga sprindik lain yang mencakup dugaan korupsi dan TPPU di PT KNI, dugaan korupsi tata kelola batu bara di PLTU yang menyebabkan pemadaman listrik serta dugaan korupsi dan TPPU dalam penanganan perkara PT Asabri.</p>
<p>Dalam kasus PT Asabri, Polri telah menetapkan Febrie sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU. Sementara itu, Don Ritto turut dijerat sebagai tersangka dalam perkara TPPU. *</p>
<pre><em>Penulis: <strong>Riska Ayu Kurniati</strong></em></pre>
<p>The post <a href="https://cahayanegeri.com/kasus-febrie-dijadikan-tempat-money-laundry-kejagung-geledah-4-perusahaan-don-ritto/">Kasus Febrie: Dijadikan Tempat Money Laundry, Kejagung Geledah 4 Perusahaan Don Ritto!</a> appeared first on <a href="https://cahayanegeri.com">CAHAYA NEGERI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cahayanegeri.com/kasus-febrie-dijadikan-tempat-money-laundry-kejagung-geledah-4-perusahaan-don-ritto/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Masih Berjalan, Kejagung Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho!</title>
		<link>https://cahayanegeri.com/kasus-mantan-jampidsus-febrie-adriansyah-masih-berjalan-kejagung-periksa-tan-kian-dan-ferry-boboho/</link>
					<comments>https://cahayanegeri.com/kasus-mantan-jampidsus-febrie-adriansyah-masih-berjalan-kejagung-periksa-tan-kian-dan-ferry-boboho/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Andrian]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2026 06:32:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[asabri]]></category>
		<category><![CDATA[Febrie Adriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[ferry boboho]]></category>
		<category><![CDATA[kasus hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kejagung]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[pencucian uang]]></category>
		<category><![CDATA[tan kian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cahayanegeri.com/?p=591</guid>

					<description><![CDATA[<p>CAHAYANEGERI.COM – Kasus yang menjerat mantan Jampidsus Febrie...</p>
<p>The post <a href="https://cahayanegeri.com/kasus-mantan-jampidsus-febrie-adriansyah-masih-berjalan-kejagung-periksa-tan-kian-dan-ferry-boboho/">Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Masih Berjalan, Kejagung Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho!</a> appeared first on <a href="https://cahayanegeri.com">CAHAYA NEGERI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CAHAYANEGERI.COM –</strong> Kasus yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah masih terus berlanjut.</p>
<p>Nah Kejaksaan Agung (Kejagung) sendiri melakukan pemeriksaan terhadap Tan Kian dan Ferry Yanto Hongkiriwang atau Ferry Boboho. Sebenarnya apa alasan di balik pemeriksaan tersebut?</p>
<p>Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis, 30 Juli 2026, memeriksa konglomerat properti Tan Kian serta pengusaha Ferry “Boboho” Hongkiriwang sebagai saksi dalam perkara dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah.</p>
<p>Pemeriksaan keduanya berlangsung di gedung Kejagung dan telah dikonfirmasi oleh Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) yang juga Koordinator Tim 9, Rudi Margono.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a class="row-title" href="https://cahayanegeri.com/wp-admin/post.php?post=542&amp;action=edit">Sutrimo Penjaga Rumah Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Meninggal Dunia, Ini Kronologi Kematiannya!</a></strong></p>
<p><strong>BACA JUGA: <a class="row-title" href="https://cahayanegeri.com/wp-admin/post.php?post=497&amp;action=edit">Mundur Dari Jabatan Jampidsus Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji, Kok Bisa? Ini Alasannya!</a></strong></p>
<p>Rudi menjelaskan bahwa Tan Kian dan Ferry termasuk dalam sepuluh orang saksi yang dijadwalkan diperiksa pada hari itu.</p>
<p>Rudi menyebutkan, pemeriksaan Tan Kian dan Ferry berkaitan dengan dugaan korupsi dalam penanganan PT Asabri yang turut dikaitkan dengan nama Febrie Adriansyah.</p>
<blockquote><p>&#8220;Terkait dengan Tan Kian, tadi kita panggil juga, mengonfirmasi terkait dugaan-dugaan yang terkait dengan penanganan Asabri atau Jiwasraya ini,&#8221; jelas Rudi pada Kamis, 30 Juli 2026.</p></blockquote>
<p>Rudi juga mengungkapkan bahwa khusus untuk Ferry, Kejagung berencana menitipkannya ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).</p>
<p>Langkah ini ditempuh untuk memperkuat aspek keamanan Ferry sekaligus memastikan proses penyidikan kasus dugaan korupsi dan TPPU yang diduga melibatkan eks Jampidsus Kejagung tersebut berjalan lebih lancar.</p>
<blockquote><p>&#8220;Kami masih mendalami dan sementara untuk kepentingan penyidikan sebagai saksi dan keamanan yang bersangkutan, kita titipkan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban,&#8221; ungkapnya.</p></blockquote>
<p>Sejauh ini, Kejagung telah menerbitkan empat surat perintah penyidikan (sprindik) yang dikaitkan dengan Febrie Adriansyah.</p>
<p>Tiga di antaranya menyasar dugaan korupsi dalam kasus Asabri, Krakatau Steel dan perdagangan Batu Bara PLN yang sempat memicu pemadaman listrik luas (blackout).</p>
<p>Satu sprindik lainnya terkait dugaan TPPU berupa emas seberat 74 kilogram dan uang ratusan miliar yang ditemukan dalam berbagai penggeledahan, termasuk di rumah milik Febrie.</p>
<p>Saat ini, Febrie telah berstatus tersangka dalam perkara TPPU emas 74 kilogram serta kasus korupsi terkait Asabri. Nama Tan Kian sendiri bukan baru pertama kali muncul dalam perkara korupsi.</p>
<p>Pada 2008, ia pernah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi penggunaan dana PT Asabri bersama pengusaha Henry Leo dan mantan Direktur Utama PT Asabri, Mayjen (Purn) Subarda Midjaja.</p>
<p>Di sisi lain, nama Ferry Hongkiriwang mulai dikenal publik sebagai pengusaha setelah mengelola Cafe de’Clan Signature bersama Don Ritto alias Idon yang kini juga menyandang status tersangka dalam perkara dugaan TPPU ini.</p>
<p>Idon diketahui merupakan pemilik usaha Koin Money Changer. Dalam rekam jejaknya, Ferry pernah tersandung kasus penganiayaan terhadap seorang personel Densus 88 Antiteror pada Juli 2025.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi ketika Ferry tengah makan siang bersama rekan bisnisnya yaitu Michael Njoman, di kawasan Jakarta Pusat.</p>
<p>Kasus itu membuat Ferry dan Michael diperiksa polisi, Ferry bahkan sempat ditahan sebelum akhirnya dibebaskan dengan status wajib lapor.</p>
<p>Belakangan, terungkap bahwa korban dalam kasus penganiayaan tersebut, Briptu FF adalah anggota Densus 88 yang pernah membuntuti Jampidsus Febrie Adriansyah pada 2024.</p>
<p>Penguntitan itu terjadi di restoran Gontran Cherrier di kawasan Cipete, yang kini telah berganti nama menjadi de’Clan. *</p>
<p>The post <a href="https://cahayanegeri.com/kasus-mantan-jampidsus-febrie-adriansyah-masih-berjalan-kejagung-periksa-tan-kian-dan-ferry-boboho/">Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Masih Berjalan, Kejagung Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho!</a> appeared first on <a href="https://cahayanegeri.com">CAHAYA NEGERI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cahayanegeri.com/kasus-mantan-jampidsus-febrie-adriansyah-masih-berjalan-kejagung-periksa-tan-kian-dan-ferry-boboho/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
