<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SPPG - CAHAYA NEGERI</title>
	<atom:link href="https://cahayanegeri.com/topic/sppg/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://cahayanegeri.com/topic/sppg/</link>
	<description>Portal Berita Terupdate</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Sep 2026 18:32:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://cahayanegeri.com/wp-content/uploads/2026/07/cropped-logo-cn-com-32x32.png</url>
	<title>SPPG - CAHAYA NEGERI</title>
	<link>https://cahayanegeri.com/topic/sppg/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Hanya Di Sidoarjo, Ini Beberapa Daerah Yang Alami Keracunan MBG!</title>
		<link>https://cahayanegeri.com/tak-hanya-di-sidoarjo-ini-beberapa-daerah-yang-alami-keracunan-mbg/</link>
					<comments>https://cahayanegeri.com/tak-hanya-di-sidoarjo-ini-beberapa-daerah-yang-alami-keracunan-mbg/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Andrian]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 02:27:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[mbg]]></category>
		<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Tana Toraja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cahayanegeri.com/?p=1442</guid>

					<description><![CDATA[<p>CAHAYANEGERI.COM – Kasus keracunan Program Makan Bergizi Gratis...</p>
<p>The post <a href="https://cahayanegeri.com/tak-hanya-di-sidoarjo-ini-beberapa-daerah-yang-alami-keracunan-mbg/">Tak Hanya Di Sidoarjo, Ini Beberapa Daerah Yang Alami Keracunan MBG!</a> appeared first on <a href="https://cahayanegeri.com">CAHAYA NEGERI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CAHAYANEGERI.COM</strong> – Kasus keracunan Program Makan Bergizi Gratis membuat program ini tercoreng dan namanya buruk di masyarakat. Simak di sini rentang keracunan MBG di beberapa wilayah di Indonesia.</p>
<p>Semua bermula dari sebuah insiden di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Sidoarjo, pada Selasa, 1 September 2026. Ratusan santri tiba-tiba mengalami gangguan kesehatan setelah memakan menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>
<p>Sekitar 730 santri dilaporkan terdampak, dengan puluhan di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Namun, kasus ini tidak hanya terjadi di Sidoarjo. Sejumlah daerah lain di Indonesia juga melaporkan kejadian serupa yang diduga terkait dengan konsumsi menu MBG.</p>
<p>Berikut adalah sederet daerah yang alami keracunan MBG di sepanjang pekan ini:</p>
<p>1. Rembang, Jawa Tengah</p>
<p>Di Rembang, Jawa Tengah, sebanyak 725 siswa dan 25 guru dari SMAN 1 Lasem mengalami diare setelah menyantap menu MBG pada Rabu, 2 September 2026. &#8220;Sepertinya MBG kemarin. Jadi gini ada tim yang mencicipi kan, ada satu itu menemukan yang berlendir, ada satu itu baik. Dan yang berlendir ini sudah disisihkan. Itu kan menunya ayam bakar. Saya klarifikasi ke SPPG itu masaknya jam 3 pagi dini hari, sementara anak-anak itu konsumsinya jam 12,&#8221; kata Kepala SMAN 1 Lasem Juhartutik.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a class="row-title" href="https://cahayanegeri.com/wp-admin/post.php?post=1439&amp;action=edit">Anggaran MBG Berpotensi Dipotong, Purbaya Targetkan Bisa Turun di Bawah Rp200 Triliun Tahun Ini!</a></strong></p>
<p><strong>BACA JUGA: <a class="row-title" href="https://cahayanegeri.com/wp-admin/post.php?post=1436&amp;action=edit">Keracunan Usai Konsumsi MBG Di Tana Toraja, Ratusan Siswa Terkena Dampaknya!</a></strong></p>
<p>Dampaknya cukup serius hingga kegiatan belajar mengajar di sekolah terpaksa dilumpuhkan pada Kamis, 3 September 2026, karena banyak siswa dan guru yang merasakan mual serta diare.</p>
<p>Menanggapi kejadian ini, DPRD Rembang langsung melakukan peninjauan ke Puskesmas Lasem. Mereka saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari Dinas Kesehatan untuk memastikan penyebab pasti dari gangguan kesehatan tersebut.</p>
<p>2. Tana Toraja, Sulawesi Selatan</p>
<p>Kasus serupa juga terjadi di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Dinas Kesehatan setempat melaporkan bahwa sekitar 136 siswa dari SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Makale diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu MBG pada Rabu, 2 September 2026. Menu tersebut berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batupapan 1.</p>
<p>Sekretaris Daerah Tana Toraja sekaligus Ketua Satgas MBG, Rudy Andi Lolo, mengonfirmasi bahwa beberapa siswa memang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Namun, ia belum bisa memastikan apakah penyebabnya benar-benar keracunan sebelum ada hasil pemeriksaan lebih mendalam dari pihak berwenang.</p>
<p>3. Nganjuk, Jawa Timur</p>
<p>Di Nganjuk, Jawa Timur, sekitar 100 pelajar dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah memakan menu MBG pada Rabu, 2 September 2026. Kejadian ini menimpa siswa SMAN 3 Nganjuk serta sejumlah siswa sekolah dasar yang menerima menu dari SPPG Begadung 2.</p>
<p>Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, meminta agar pihak sekolah segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti dugaan keracunan tersebut dan memastikan keamanan konsumsi bagi para siswa.</p>
<p>4. Sidoarjo, Jawa Timur</p>
<p>Kasus di Sidoarjo menjadi yang paling banyak menelan korban. Ratusan santri dari Pondok Pesantren Manbaul Hikam serta pelajar dari 19 sekolah di wilayah tersebut diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu MBG dari SPPG Kalitengah Tanggulangin pada Selasa, 1 September 2026.</p>
<p>Para korban melaporkan gejala seperti mual, muntah dan pusing setelah memakan menu yang terdiri dari nasi putih, orak-arik telur, tempe bumbu bali, sayur tumis buncis baby corn dan buah apel. Pada Kamis sore, 3 September 2026, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmita Herawati, menyatakan bahwa jumlah korban mencapai 730 orang.</p>
<p>Dalam investigasi awal, Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan bahwa SPPG terkait tidak mencantumkan label informasi waktu makanan matang secara lengkap pada ompreng. Selain itu, keterlambatan distribusi makanan juga diduga menjadi salah satu faktor penyebab keracunan.</p>
<p>Sebagai langkah pencegahan, BGN telah menghentikan sementara operasional dapur SPPG yang terlibat sambil menunggu hasil evaluasi dan uji laboratorium lebih lanjut.</p>
<p>5. Agam, Sumatera Barat</p>
<p>Di Agam, Sumatera Barat, sebanyak 334 orang di Kecamatan Palupuh harus menjalani perawatan medis setelah mengonsumsi menu MBG yang dibagikan pada Senin, 31 Agustus 2026. Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal membenarkan adanya kasus dugaan keracunan ini.</p>
<p>Ia melaporkan bahwa Dinas Kesehatan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) saat ini tengah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap menu MBG yang telah dikonsumsi untuk memastikan penyebab pasti dari gangguan kesehatan tersebut. *</p>
<h6><strong><em>Penulis: Riska Ayu Kurniati</em></strong></h6>
<p>The post <a href="https://cahayanegeri.com/tak-hanya-di-sidoarjo-ini-beberapa-daerah-yang-alami-keracunan-mbg/">Tak Hanya Di Sidoarjo, Ini Beberapa Daerah Yang Alami Keracunan MBG!</a> appeared first on <a href="https://cahayanegeri.com">CAHAYA NEGERI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cahayanegeri.com/tak-hanya-di-sidoarjo-ini-beberapa-daerah-yang-alami-keracunan-mbg/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anggaran MBG Berpotensi Dipotong, Purbaya Targetkan Bisa Turun di Bawah Rp200 Triliun Tahun Ini!</title>
		<link>https://cahayanegeri.com/anggaran-mbg-berpotensi-dipotong-purbaya-targetkan-bisa-turun-di-bawah-rp200-triliun-tahun-ini/</link>
					<comments>https://cahayanegeri.com/anggaran-mbg-berpotensi-dipotong-purbaya-targetkan-bisa-turun-di-bawah-rp200-triliun-tahun-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Andrian]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 01:22:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran negara]]></category>
		<category><![CDATA[BGN]]></category>
		<category><![CDATA[efisiensi anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[mbg]]></category>
		<category><![CDATA[Purbaya Yudhi Sadewa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cahayanegeri.com/?p=1439</guid>

					<description><![CDATA[<p>CAHAYANEGERI.COM– Sejak awal program Makan Bergizi Gratis (MBG)...</p>
<p>The post <a href="https://cahayanegeri.com/anggaran-mbg-berpotensi-dipotong-purbaya-targetkan-bisa-turun-di-bawah-rp200-triliun-tahun-ini/">Anggaran MBG Berpotensi Dipotong, Purbaya Targetkan Bisa Turun di Bawah Rp200 Triliun Tahun Ini!</a> appeared first on <a href="https://cahayanegeri.com">CAHAYA NEGERI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CAHAYANEGERI.COM</strong>– Sejak awal program Makan Bergizi Gratis (MBG) memang menjadi sorotan publik. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menghadapi kemungkinan pemotongan anggaran.</p>
<p>Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa ada peluang besar untuk menekan anggaran program ini hingga di bawah Rp200 triliun pada tahun ini. Awalnya, pemerintah menetapkan pagu anggaran MBG sebesar Rp330 triliun.</p>
<p>Namun, seiring berjalannya waktu, angka tersebut mengalami beberapa kali penyesuaian. Pertama, anggaran diefisiensikan menjadi sekitar Rp260 triliun, lalu kembali diturunkan menjadi Rp240 triliun.</p>
<p>Setelah berdiskusi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, Purbaya menilai masih terdapat ruang untuk melakukan penghematan lebih lanjut. &#8220;Saya bicara dengan kepala BGN yang baru sepertinya bisa dibuat lebih efisien lagi di bawah Rp200 triliun,&#8221; ungkap Purbaya pada Kamis, 3 September 2026.</p>
<p>&#8220;MBG kan anggaran tahun ini awalnya Rp 330 triliun, terus dilakukan efisiensi menjadi Rp 260-an (triliun), terus menjadi Rp 240-an (triliun). Tapi saya bicara dengan ketua MBG yang baru, kepala badan MBG yang baru, sepertinya bisa dibuat lebih efisien lagi di bawah Rp 200-an (triliun),&#8221; tutur Purbaya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a class="row-title" href="https://cahayanegeri.com/wp-admin/post.php?post=1436&amp;action=edit">Keracunan Usai Konsumsi MBG Di Tana Toraja, Ratusan Siswa Terkena Dampaknya!</a></strong></p>
<p><strong>BACA JUGA: <a class="row-title" href="https://cahayanegeri.com/wp-admin/post.php?post=1407&amp;action=edit">Kasus Keracunan MBG Diproses Hukum, Sebagian Masuk Penyelidikan</a></strong></p>
<p>Tidak hanya untuk tahun ini, efisiensi juga berpotensi diterapkan pada anggaran MBG tahun depan. Sebelumnya, pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp240 triliun untuk program tersebut pada 2027. Salah satu cara yang dapat membantu menekan kebutuhan anggaran adalah dengan memanfaatkan teknologi yang dikembangkan oleh BGN.</p>
<p>&#8220;Tahun depan juga dianggarkan Rp 240 triliun, tapi saya yakin bisa ditekan ke bawah dengan efisiensi dan pemakaian teknologi,&#8221; kata Purbaya. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan program tanpa mengurangi kualitas layanan.</p>
<p>Selain fokus pada efisiensi, Kementerian Keuangan juga memperkuat sistem pengawasan terhadap penggunaan anggaran MBG di berbagai daerah. Perwakilan Kemenkeu di tiap wilayah ditugaskan untuk memantau langsung penggunaan dana di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).</p>
<p>Pengawasan ini dilakukan secara bergilir agar memastikan bahwa anggaran benar-benar digunakan sesuai dengan tujuan utamanya. &#8220;Jadi pegawai-pegawai kami di daerah mengawasi masing-masing SPPG secara bergilir. Jadi saya harapkan nanti kita bisa perbaiki terus kinerjanya ke depan untuk MBG,&#8221; ungkap Purbaya.</p>
<p>Dari total alokasi anggaran MBG sebesar Rp240 triliun yang direncanakan untuk 2027, sekitar 97 persen di antaranya akan langsung dialokasikan untuk pelaksanaan program makan bergizi. Sementara itu, sisa 3 persen digunakan untuk kebutuhan operasional BGN, termasuk biaya pengawasan, monitoring serta pembayaran gaji pegawai, termasuk kepala SPPG. *</p>
<h6><strong><em>Penulis: Riska Ayu Kurniati</em></strong></h6>
<p>The post <a href="https://cahayanegeri.com/anggaran-mbg-berpotensi-dipotong-purbaya-targetkan-bisa-turun-di-bawah-rp200-triliun-tahun-ini/">Anggaran MBG Berpotensi Dipotong, Purbaya Targetkan Bisa Turun di Bawah Rp200 Triliun Tahun Ini!</a> appeared first on <a href="https://cahayanegeri.com">CAHAYA NEGERI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cahayanegeri.com/anggaran-mbg-berpotensi-dipotong-purbaya-targetkan-bisa-turun-di-bawah-rp200-triliun-tahun-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Temukan Adanya Kejanggalan, Kepala BGN Laporkan Ratusan SPPG Ke Kejagung!</title>
		<link>https://cahayanegeri.com/temukan-adanya-kejanggalan-kepala-bgn-laporkan-ratusan-sppg-ke-kejagung/</link>
					<comments>https://cahayanegeri.com/temukan-adanya-kejanggalan-kepala-bgn-laporkan-ratusan-sppg-ke-kejagung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Andrian]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2026 06:21:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Gizi Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BGN]]></category>
		<category><![CDATA[kejagung]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyimpangan Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[SPPG]]></category>
		<category><![CDATA[Sudaryono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cahayanegeri.com/?p=647</guid>

					<description><![CDATA[<p>CAHAYANEGERI.COM – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan...</p>
<p>The post <a href="https://cahayanegeri.com/temukan-adanya-kejanggalan-kepala-bgn-laporkan-ratusan-sppg-ke-kejagung/">Temukan Adanya Kejanggalan, Kepala BGN Laporkan Ratusan SPPG Ke Kejagung!</a> appeared first on <a href="https://cahayanegeri.com">CAHAYA NEGERI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CAHAYANEGERI.COM</strong> – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan adanya ratusan SPPG kepada Kejagung. Kira-kira sebabnya apa ya?</p>
<p>Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan bahwa pihaknya menduga ada oknum atau pihak internal lembaga terdahulu yang terlibat dalam penyaluran dana yang tidak tepat sasaran.</p>
<p>Dugaan ini mengarah pada pengiriman dana ke 414 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ternyata memiliki rekening ganda atau bahkan dapur umum tersebut belum beroperasi sama sekali.</p>
<p>Karena dugaan penyimpangan ini cukup serius, BGN menyerahkan kasus ini kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk diteliti dan didalami lebih lanjut.</p>
<p>Sudaryono menjelaskan bahwa kecurigaan ini muncul setelah BGN melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap ribuan rekening virtual account milik SPPG dan menemukan adanya aliran dana yang masuk ke rekening dapur yang seharusnya tidak menerima dana tersebut.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a class="row-title" href="https://cahayanegeri.com/wp-admin/post.php?post=548&amp;action=edit">Gebrakan Terbaru Sudaryono Ngeri Banget! Pecat Pegawai BGN dan Tutup Ratusan Dapur MBG!</a></strong></p>
<p><strong>BACA JUGA: <a class="row-title" href="https://cahayanegeri.com/wp-admin/post.php?post=500&amp;action=edit">Usai Menjabat Kepala BGN, Sudaryono Sidak SPPG Pada Dini Hari!</a></strong></p>
<blockquote><p>“Kami menduga ada oknum-oknum terdahulu di dalam BGN yang kemudian mengirimkan ini. Apa motivasi dan lain-lainnya kami sedang perdalam,” jelas Sudaryono pada Jumat, 31 Juli 2026.</p></blockquote>
<p>Menurut Sudaryono, ada dua kemungkinan motif di balik kejadian ini yang masih terus diselidiki yaitu pemungkinan pertama, adanya unsur kesengajaan atau niat jahat (mens rea) untuk melakukan tindak pidana atau korupsi.</p>
<p>Kemungkinan kedua, pengiriman dana tersebut sebenarnya dilakukan hanya untuk meningkatkan angka serapan anggaran BGN agar terlihat baik, tanpa disertai niat untuk melakukan korupsi.</p>
<p>“Jadi anggarannya terserap banyak gitu,” jelasnya. Sudaryono menegaskan bahwa BGN masih terus mendalami kedua kemungkinan tersebut.</p>
<p>Jika nantinya ditemukan bukti kuat yang menunjukkan adanya niat jahat atau tindak pidana, maka seluruh temuan ini akan diproses melalui jalur hukum yang berlaku.</p>
<blockquote><p>“Manakala ada indikasi mens rea, ada indikasi niat jahat untuk nyuri, ngentit atau nyolong tadi, maka ini kita serahkan kepada penegak hukum (Kejagung),” ungkapnya.</p></blockquote>
<p>Sebelumnya, BGN telah melaporkan bahwa mereka telah mengembalikan dana sebesar Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414 SPPG tersebut.</p>
<p>Temuan ini didapat setelah BGN memeriksa sebanyak 27.469 rekening virtual account milik dapur umum yang saat ini beroperasi.</p>
<blockquote><p>“Kami menemukan semacam anomali bahwa ada saldo rekening yang terkirim dari pusat kepada rekening-rekening dapur yang dalam bentuk virtual account itu, ternyata rekening penampungan rekening dapur itu dapurnya either dapurnya itu belum beroperasi atau ada yang satu dapur punya beberapa rekening virtual account,” ungkap Sudaryono.</p></blockquote>
<p>Sudaryono juga merinci bahwa pengembalian dana tersebut dilakukan melalui lima bank yang berbeda, yaitu:</p>
<p>&#8211; Bank BRI: 121 SPPG dengan nilai pengembalian sebesar Rp137,5 miliar</p>
<p>&#8211; Bank BNI: 117 SPPG senilai Rp74 miliar</p>
<p>&#8211; Bank Mandiri: 129 SPPG senilai Rp71,6 miliar</p>
<p>&#8211; Bank Syariah Indonesia (BSI): 19 SPPG senilai Rp12,9 miliar</p>
<p>&#8211; Bank BTN: 28 SPPG senilai Rp15,3 miliar. *</p>
<p>The post <a href="https://cahayanegeri.com/temukan-adanya-kejanggalan-kepala-bgn-laporkan-ratusan-sppg-ke-kejagung/">Temukan Adanya Kejanggalan, Kepala BGN Laporkan Ratusan SPPG Ke Kejagung!</a> appeared first on <a href="https://cahayanegeri.com">CAHAYA NEGERI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cahayanegeri.com/temukan-adanya-kejanggalan-kepala-bgn-laporkan-ratusan-sppg-ke-kejagung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
