<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Keselamatan Mahasiswa - CAHAYA NEGERI</title>
	<atom:link href="https://cahayanegeri.com/topic/keselamatan-mahasiswa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://cahayanegeri.com/topic/keselamatan-mahasiswa/</link>
	<description>Portal Berita Terupdate</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Sep 2026 04:47:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://cahayanegeri.com/wp-content/uploads/2026/07/cropped-logo-cn-com-32x32.png</url>
	<title>Keselamatan Mahasiswa - CAHAYA NEGERI</title>
	<link>https://cahayanegeri.com/topic/keselamatan-mahasiswa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemendiktisaintek Imbau Kampus Yang Terdampak Terapkan Kuliah Daring!</title>
		<link>https://cahayanegeri.com/erupsi-gunung-anak-krakatau-kemendiktisaintek-imbau-kampus-yang-terdampak-terapkan-kuliah-daring/</link>
					<comments>https://cahayanegeri.com/erupsi-gunung-anak-krakatau-kemendiktisaintek-imbau-kampus-yang-terdampak-terapkan-kuliah-daring/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Andrian]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 04:47:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Abu vulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Anak Krakatau]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendiktisaintek]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah Daring]]></category>
		<category><![CDATA[Perguruan Tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cahayanegeri.com/?p=1467</guid>

					<description><![CDATA[<p>CAHAYANEGERI.COM – Erupsi Gunung Anak Krakatau juga berimbas...</p>
<p>The post <a href="https://cahayanegeri.com/erupsi-gunung-anak-krakatau-kemendiktisaintek-imbau-kampus-yang-terdampak-terapkan-kuliah-daring/">Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemendiktisaintek Imbau Kampus Yang Terdampak Terapkan Kuliah Daring!</a> appeared first on <a href="https://cahayanegeri.com">CAHAYA NEGERI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CAHAYANEGERI.COM</strong> – Erupsi Gunung Anak Krakatau juga berimbas pada aktivitas perguruan tinggi. Perguruan tinggi atau kampus yang terkena dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau dihimbau untuk melakukan perkuliahan secara daring.</p>
<p>Wakil Menteri Pendidikan, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan meminta perguruan tinggi yang berada di wilayah terdampak letusan Gunung Anak Krakatau (GAK) untuk segera menyesuaikan kegiatan akademik dan layanan administrasi dengan beralih ke sistem daring (online) atau hybrid demi mengurangi risiko kesehatan akibat paparan abu vulkanik.</p>
<p>Langkah cepat ini diambil sebagai bentuk prioritas utama dalam menjaga keselamatan dan kesehatan mahasiswa, dosen serta seluruh tenaga kependidikan di lingkungan kampus. &#8220;Kami mengimbau kepada seluruh perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, untuk mengambil langkah-langkah strategis dan efektif yang berorientasi pada pengurangan aktivitas di luar kampus kepada seluruh sivitas akademika,&#8221; ungkap Fauzan pada Minggu, 6 September 2026.</p>
<p>Berdasarkan koordinasi dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) di daerah terdampak, sejauh ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan pada bangunan dan fasilitas fisik kampus. Namun, karena sebaran debu vulkanik cukup luas, kegiatan yang melibatkan pertemuan langsung tetap perlu dibatasi untuk mencegah potensi gangguan pernapasan dan iritasi akibat partikel tajam pada abu vulkanik.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a class="row-title" href="https://cahayanegeri.com/wp-admin/post.php?post=1463&amp;action=edit">Abu Vulkanik Diduga Sampai Bengkulu, BMKG Belum Konfirmasi</a></strong></p>
<p><strong>BACA JUGA: <a class="row-title" href="https://cahayanegeri.com/wp-admin/post.php?post=1317&amp;action=edit">Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Mencapai 3.500 Meter</a></strong></p>
<p>&#8220;Aktivitas layanan kantor maupun proses pembelajaran dan aktivitas akademik lainnya dapat dilakukan secara daring, hybrid, atau cara yang dianggap lebih efektif untuk mengurangi paparan debu erupsi,&#8221; jelas Fauzan.</p>
<p>Setiap pimpinan perguruan tinggi diinstruksikan untuk segera membentuk dan mengaktifkan posko siaga bencana di kampus masing-masing. Posko ini bertugas membangun komunikasi intensif serta berkoordinasi langsung dengan pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat agar respons terhadap situasi darurat dapat berjalan lebih terarah dan cepat.</p>
<p>Selain penyesuaian internal di lingkungan kampus, Kemdiktisaintek juga mendorong perguruan tinggi untuk melibatkan para akademisi dan ahli dalam upaya penanganan dampak bencana di masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas penanganan di lapangan dengan dukungan keilmuan dan riset dari dunia pendidikan tinggi.</p>
<p>Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi cukup besar sejak Jumat, 4 September 2026 malam hingga Minggu, 6 September 2026 sehingga sejumlah daerah seperti Lampung, Bengkulu, Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta terpapar abu vulkanik.</p>
<p>Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), berdasarkan informasi dari PVMBG dan VAAC Darwin serta analisis citra satelit Himawari-9, sebaran abu vulkanik terbagi menjadi dua arah utama, yaitu:</p>
<p>&#8211; Sebaran pertama bergerak ke arah timur laut hingga selatan, mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat beserta perairan di sekitarnya.</p>
<p>&#8211; Sebaran kedua bergerak ke arah barat daya hingga barat laut, meliputi sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan serta Samudra Hindia di sebelah barat wilayah Bengkulu–Lampung–Banten. *</p>
<h6><strong><em>Penulis: Riska Ayu Kurniati</em></strong></h6>
<p>The post <a href="https://cahayanegeri.com/erupsi-gunung-anak-krakatau-kemendiktisaintek-imbau-kampus-yang-terdampak-terapkan-kuliah-daring/">Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemendiktisaintek Imbau Kampus Yang Terdampak Terapkan Kuliah Daring!</a> appeared first on <a href="https://cahayanegeri.com">CAHAYA NEGERI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cahayanegeri.com/erupsi-gunung-anak-krakatau-kemendiktisaintek-imbau-kampus-yang-terdampak-terapkan-kuliah-daring/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
