<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Simpang Gramedia - CAHAYA NEGERI</title>
	<atom:link href="https://cahayanegeri.com/tag/simpang-gramedia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://cahayanegeri.com/tag/simpang-gramedia/</link>
	<description>Portal Berita Terupdate</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Sep 2026 07:13:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://cahayanegeri.com/wp-content/uploads/2026/07/cropped-logo-cn-com-32x32.png</url>
	<title>Simpang Gramedia - CAHAYA NEGERI</title>
	<link>https://cahayanegeri.com/tag/simpang-gramedia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Demo Di Simpang Gramedia Yogyakarta Ricuh, UGM Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum Karena 5 Mahasiswanya Luka-luka!</title>
		<link>https://cahayanegeri.com/demo-di-simpang-gramedia-yogyakarta-ricuh-ugm-pertimbangkan-tempuh-jalur-hukum-karena-5-mahasiswanya-luka-luka/</link>
					<comments>https://cahayanegeri.com/demo-di-simpang-gramedia-yogyakarta-ricuh-ugm-pertimbangkan-tempuh-jalur-hukum-karena-5-mahasiswanya-luka-luka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Andrian]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 07:13:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Demo Ricuh]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Aksi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Luka]]></category>
		<category><![CDATA[Simpang Gramedia]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<category><![CDATA[UNY]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://cahayanegeri.com/?p=1379</guid>

					<description><![CDATA[<p>CAHAYANEGERI.COM – Aksi demonstrasi yang dilakukan di kawasan...</p>
<p>The post <a href="https://cahayanegeri.com/demo-di-simpang-gramedia-yogyakarta-ricuh-ugm-pertimbangkan-tempuh-jalur-hukum-karena-5-mahasiswanya-luka-luka/">Demo Di Simpang Gramedia Yogyakarta Ricuh, UGM Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum Karena 5 Mahasiswanya Luka-luka!</a> appeared first on <a href="https://cahayanegeri.com">CAHAYA NEGERI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CAHAYANEGERI.COM</strong> – Aksi demonstrasi yang dilakukan di kawasan Simpang Gramedia, Yogyakarta pada Selasa, 1 September 2026 berlangsung ricuh. Universitas Gadjah Mada (UGM) akan mempertimbangkan jalur hukum karena 5 mahasiswa dari UGM mengalami luka akibat aksi tersebut.</p>
<p>Universitas Gadjah Mada (UGM) mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum terkait dugaan penganiayaan yang dialami sejumlah mahasiswanya. Keputusan tersebut muncul setelah lima mahasiswa UGM mengalami luka fisik dan trauma akibat kericuhan yang terjadi saat demonstrasi di kawasan Simpang Gramedia, Yogyakarta.</p>
<p>Selain mahasiswa UGM, seorang mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) juga dilaporkan mengalami luka dalam peristiwa tersebut. Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat dan Alumni, Arie Sudjito, menyampaikan bahwa pihak kampus sedang menyiapkan langkah hukum sebagai bentuk pendampingan dan advokasi bagi mahasiswa yang diduga menjadi korban kekerasan.</p>
<p>&#8220;Rencananya kayaknya begitu (langkah hukum), lagi nyiapin. Tapi, sekali lagi pesan terpentingnya itu. Siapapun melakukan kekerasan harus bertanggung jawab,&#8221; jelas Arie pada Rabu, 2 September 2026. Menurutnya, UGM masih membahas proses tersebut bersama para mahasiswa serta sejumlah pihak lain yang berkaitan dengan kejadian itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a class="row-title" href="https://cahayanegeri.com/wp-admin/post.php?post=1274&amp;action=edit">Ini Tuntutan Dalam Aksi Demo 27 Agustus 2026, Ribuan Aparat Kepolisian Dikerahkan Untuk Pengamanan!</a></strong></p>
<p><strong>BACA JUGA: <a class="row-title" href="https://cahayanegeri.com/wp-admin/post.php?post=1267&amp;action=edit">Aksi Demo 27 Agustus, DPR RI Tetap Gelar Rapat Paripurna!</a></strong></p>
<p>UGM menegaskan bahwa dugaan kekerasan dalam aksi demonstrasi tidak boleh dibiarkan tanpa adanya pertanggungjawaban. Arie menilai, apabila tindakan tersebut tidak ditangani dengan serius, kekerasan dalam demonstrasi dapat berubah menjadi pola yang terus berulang. &#8220;Saya khawatir ini akan menjadi model kalau dibiarkan kekerasan ini bisa mengancam pada siapapun. Karena itu tidak ada toleransi untuk praktik-praktik kekerasan,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Ia juga menekankan bahwa kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun. Menurut Arie, mahasiswa memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, menyuarakan aspirasi serta menunjukkan sikap kritis sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.</p>
<p>Karena itu, hak tersebut harus dihormati dan dilindungi oleh semua pihak. Ia turut meminta kepolisian berperan aktif dalam menjaga keamanan masyarakat dan mahasiswa, terutama ketika demonstrasi berlangsung dalam kondisi padat dan penuh sesak.</p>
<p>Arie berharap langkah pencegahan dapat dilakukan agar aksi penyampaian pendapat tidak berubah menjadi kericuhan, kekerasan atau tindakan yang mengarah pada praktik premanisme politik. Ia juga mengimbau seluruh pihak untuk menghargai kebebasan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.</p>
<p>Sebelumnya, Direktur Direktorat Kemahasiswaan UGM, Hempri Suyatna, mengatakan bahwa terdapat enam mahasiswa yang sempat menjalani pemeriksaan dan perawatan medis setelah mengikuti demonstrasi di Simpang Empat Gramedia. &#8220;Ada enam mahasiswa, lima mahasiswa dari UGM dan satu mahasiswa dari UNY yang kemarin akhirnya harus sempat dirawat di rumah sakit,&#8221; jelas Hempri pada Rabu, 2 September 2026.</p>
<p>Beberapa mahasiswa mengalami luka berupa memar pada bagian pelipis, luka robek di jidat dan bibir serta memar pada perut dan bagian belakang kepala. Selain luka fisik, dua mahasiswa lainnya dilaporkan mengalami trauma dan sesak napas setelah kericuhan terjadi.</p>
<p>Para mahasiswa yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Panti Rapih kemudian diperbolehkan pulang sekitar pukul 00.30 WIB pada Rabu dini hari. Berdasarkan keterangan yang diterima pihak kampus, para mahasiswa diduga tiba-tiba menjadi sasaran tindakan kekerasan ketika sedang berjalan di area demonstrasi.</p>
<p>Sebelum aksi berlangsung, UGM telah meminta petugas Kantor Keamanan, Keselamatan Kerja, Kedaruratan dan Lingkungan (K5L) untuk memantau kegiatan mahasiswa dari sore hingga dini hari.</p>
<p>Hempri menjelaskan bahwa demonstrasi pada awalnya berlangsung dengan aman dan mahasiswa berusaha menghindari berbagai tindakan yang dapat memicu keributan. Namun, berdasarkan laporan yang diterimanya, dugaan provokasi justru berasal dari kelompok lain yang berada di sekitar lokasi aksi.</p>
<p>Situasi sempat kembali terkendali sekitar pukul 19.20 WIB. Akan tetapi, sekitar pukul 22.00 WIB, para mahasiswa kembali dilaporkan mengalami tindakan kekerasan. Atas kejadian tersebut, UGM masih mempertimbangkan langkah hukum untuk memberikan pendampingan kepada mahasiswa yang diduga menjadi korban.</p>
<p>Pihak universitas juga mengajak seluruh peserta demonstrasi untuk menjaga suasana tetap tertib serta menciptakan ruang penyampaian aspirasi yang aman, damai dan bebas dari kekerasan. *</p>
<h6><strong><em>Penulis: Riska Ayu Kurniati</em></strong></h6>
<p>The post <a href="https://cahayanegeri.com/demo-di-simpang-gramedia-yogyakarta-ricuh-ugm-pertimbangkan-tempuh-jalur-hukum-karena-5-mahasiswanya-luka-luka/">Demo Di Simpang Gramedia Yogyakarta Ricuh, UGM Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum Karena 5 Mahasiswanya Luka-luka!</a> appeared first on <a href="https://cahayanegeri.com">CAHAYA NEGERI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cahayanegeri.com/demo-di-simpang-gramedia-yogyakarta-ricuh-ugm-pertimbangkan-tempuh-jalur-hukum-karena-5-mahasiswanya-luka-luka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
